Optimalisasi Limbah Kulit Pisang Sebagai Pupuk Organik Cair Yang Inovatif Bagi Petani Desa Klumpit

Authors

  • Tusyanah Tusyanah Universitas Negeri Semarang
  • Farayhan Ginza Aulia Universitas Negeri Semarang
  • Dita Luluk Safitri Universitas Negeri Semarang
  • Imro Atus Sholikah Universitas Negeri Semarang
  • Tasya Muharima Istawa Universitas Negeri Semarang
  • Ahmad Naufal Dzaki Universitas Negeri Semarang
  • Novan Abdul Roman Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.63350/jan.v3i1.29

Keywords:

kulit pisang, pupuk organik cair, pertanian berkelanjutan, klumpit

Abstract

Desa Klumpit, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali merupakan desa dengan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Banyaknya penggunaan pupuk kimia dalam pertanian menimbulkan dampak negatif berupa penurunan kesuburan tanah. Padahal, Desa Klumpit memiliki potensi limbah kulit pisang yang cukup melimpah untuk diolah menjadi pupuk organik cair (POC). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi pemanfaatan kulit pisang sebagai POC yang ramah lingkungan, murah, serta mudah diaplikasikan. Metode yang dilakukan meliputi observasi lapangan, sosialisasi, dan pelatihan pembuatan POC dengan memanfaatkan kulit pisang sebagai bahan utama dan air cucian beras sebagai media fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami manfaat POC dan dapat mempraktikkan pembuatan secara mandiri. Penggunaan POC dari kulit pisang diharapkan dapat menjadi solusi alternatif untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia, menjaga kesuburan tanah, serta mendukung terwujudnya pertanian berkelanjutan di Desa Klumpit.

References

Aliyu, M., Abdulmalik, Z., Bako, Z., M., J., M., R., & and Kareem, W. (2024). ORGANIC FERTILIZER PRODUCTION USING BANANA PEEL, EGGSHELLS, AND YEAST: EFFECTS ON AMARANTHUS GROWTH. 8(February), 4–6.

Anugrah, D., & Prastamay, P. T. (2022). The Effectiveness of Kepok Banana Peel (Musa paradisiaca var. bluggoe L) As Liquid Organic Fertilizer Against Pakcoy Plants (Brassica rapa L). Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus, 8(3), 571–581. https://doi.org/10.36987/jpbn.v8i3.3193

Aprianingsih, Y., Sadjidah, Z, A., Liani, L., & Hidayati, E. (2025). Pemanfaatan limbah rumah tangga kulit pisang, roti dan nasi sebagai media perangkap mikroorganisme lokal. 4(1), 23–30.

Arliani, K., & Gresinta, E., & Pratiwi, R. H. (2023). The effectiveness of liquid organic fertilizer banana peel Kepok and onion peel to plant growth Ciplukan. International Journal of Life Sciences and Agriculture Research.

Butar-Butar, F. (2024). Effect of Kepok Banana Peel Liquid Organic Fertilizer Dosage on the Growth of Rose Plants: Pengaruh Dosis Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Kepok Terhadap Pertumbuhan Tanaman Mawar. JIGA: Journal Innovation in Green Agriculture, 1(1), 22–34.

Ginting, N., Purba, S., Lubis, A. R., Zendrato, M., Program, ), Agribisnis, S., Sains, F., & Teknologi, D. (2023). Pemanfaatan Pupuk Organik Yang Ramah Lingkungan Terhadap pertumbuhan Tanaman Di Pematang Raya. Community Development Journal, 4(Juni), 3682–3686.

Kalista Setia Anatolana, Ariefin, M. N., & Devi Liana. (2024). Utilization of kepok banana peel waste as liquid organic fertilizer for the growth and yield of sweet corn (Zea mays saccharata Sturt L.) plants. Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), 12(2), 211–219. https://doi.org/10.31949/agrivet.v12i2.11427

Kurniawan, D., Berlian, Y., I, P., Juniarsih, T., Nadhira, A., Sijabat, O. ., & Sugiarto. (2022). Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan Menggunakna limbah Daun Pisang. Abdimas Maduma, 1.

Lamasrin, S., & Lumingkewas, A. M. W. (2020). UTILIZATION OF KEPOK BANANA SKIN WASTE AS LIQUID ORGANIC FERTILIZER IN PLANTSPemanfaatan Sampah Kulit Pisang Kepok Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Tanaman. 1, 20–23.

Luthfiyah, A. U., Nisaa, R. A., Setyaningsih, M., & Anugrah, D. (2024). Effectiveness of LOF Mixture from Banana Peel with Rice Water and Goat Manure on the Growth of Hydroponic Brassica juncea. LenteraBio : Berkala Ilmiah Biologi , 13(3), 485–491. https://journal.unesa.ac.id/index.php/lenterabio/article/view/20893

Murtilaksono, A. (2022). Effect of liquid organic fertilizer banana peel on vegetative growth of long bean (Vigna sinensis L.) in marginal soils of North Kalimantan.

Mustikasari, N. A., & Asngad, A. (2023). Quality of Solid Organic Fertilizer from Moringa Leaves and Peanut Shells with Banana Peel Bioactivator. Natural Science, and Technology, 1(1), 160–170.

Nur, T., Noor, A. R., & Elma, M. (2016). Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Sampah Organik Rumah Tangga dengan Penambahan Bioaktivator EM. Konversi, 5, 5–12.

Prasetyo, D., & Evizal, R. (2021). Pembuatan dan Upaya Peningkatan Kualitas Pupuk Organik Cair. Agrotopika, 20(2), 68–80. https://doi.org/10.30821/kfl:jibt.v3i1.8248

Putri, A., Redaputri, A. P., & Rinova, D. (2022). PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG SEBAGAI PUPUK MENUJU EKONOMI SIRKULAR (UMKM OLAHAN PISANG DI INDONESIA). Pengabdian UMKM.

Ramdani, K. (2022). Pemanfaatan limbah kulit pisang untuk menghasilkan Pupuk Organik Cair (POC). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan Terpadu (JITKT), 2(1), 1–7.

Randa, D., Eri, I. R., Marlik, M., & Hermiyanti, P. (2023). Effect of Adding “Raja” Banana Peel Bioactivator (Musa Textilia) on Tempeh Liquid Waste in Making Organic Liquid Fertilizer. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), 127–133. https://doi.org/10.20473/jkl.v15i2.2023.127-133

Rusdiyana, R., Indriyanti, D. R., Marwoto, P., Iswari, R. S., & Cahyono, E. (2022). Pengaruh Pupuk Organik Cair dari Kulit Kacang Tanah dan Kulit Pisang terhadap Pertumbuhan Vegetatif Bayam. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(2), 528–533. https://doi.org/10.29303/jppipa.v8i2.1331

Sopiana, Rosmalinda, & Qurrotul, A. (2022). APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) AIR CUCIAN BERAS PADA BIBIT TEBU. Imu Pertanian, 7(1).

Suhastyo. (2019). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Pelatihan Pupuk Organik. PKKM, 6(2), 60–64.

Downloads

Published

2025-01-31